Tampilkan postingan dengan label menjaga kesehtan tubuh. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label menjaga kesehtan tubuh. Tampilkan semua postingan

Minggu, 07 Desember 2014

Tips Mengontrol Gula Darah

Diabetes Mellitus merupakan penyakit degeneratif. Diabetes timbul karena dua sebab utama yaitu faktor keturunan dan faktor gaya hidup. Diabetes mellitus tidak dapat disembuhkan secara total. Namun menerapkan tips tertentu sehingga kadar gula darah berada pada ambang batas normal membantu penderita terhindar dari penyakit komplikasi yang lebih berbahaya.


Memperhatikan Pola Makan

Pengendalian kadar gula darah penderita Diabetes Mellitus tidak hanya bergantung pada obat-obatan. Memperhatikan pola makan membantu kadar gula berada dalam kisaran normal. Mengontrol kadar gula dalam darah tidak hanya cukup dengan mengurangi makanan dan minuman manis. Penderita diabetes mellitus hendaknya juga memperhatikan jumlah kalori dan kadar serat makanan yang dikonsumsi.

Kadar gula dan karbohidrat tinggi pada makanan yang dikonsumsi penderita Diabetes Mellitus dapat menyebabkan kadar gula darah meningkat drastis. Saat meminum segelas teh manis kadar gula darah otomatis akan meningkat. Demikian pula halnya ketika sepiring nasi putih berkalori tinggi dikonsumsi. Sebagai langkah mengurangi mengkonsumsi makanan yang mengandung kalori tinggi penderita Diabetes Mellitus dianjurkan mengkonsumsi nasi merah sebagai alternatif pengganti nasi putih. Pemanis untuk minuman dan makanan dapat dipilih dari bahan jagung yang mengandung gula lebih rendah dibandingkan gula tebu.

Makanan berserat tinggi membantu membatasi jumlah kalori yang harus dikonsumsi. Mengkonsumsi makanan berserat menyebabkan peningkatan gula darah terjadi secara perlahan dan tidak terlalu signifikan. Hal ini disebabkan karena serat alami bersifat menghambat proses penyerapan makanan yang dikonsumsi oleh tubuh. Makanan berserat tinggi seperti sayur dan buah segar memberikan efek mengenyangkan sehingga keinginan untuk menambah porsi makanan atau camilan dapat ditekan.

Tips Mengendalikan Gula Darah

Selain fokus mengontrol makanan yang dikonsumsi mengendalikan gula darah juga dapat dilakukan melalui berbagai cara. Tips hidup sehat bagi penderita diabetes mellitus adalah rutin melakukan olah tubuh melalui aktivitas sehari-hari dan berolahraga.

Beraktivitas secara rutin merupakan salah satu cara mengendalikan gula darah. Aktif bergerak membantu membakar kalori sehingga kelebihan gula darah dan lemak tidak terjadi. Mengurangi menggunakan remote control saat mengganti channel televisi, menempuh jarak tertentu dengan berjalan kaki daripada naik motor, memilih naik tangga daripada elevator adalah contoh sederhana melakukan gerakan secara aktif.

Seringkali orang enggan berolahraga karena alasan tertentu. Berolahraga hanya akan memberikan hasil maksimal jika dilakukan secara rutin. Memilih satu olahraga favorit untuk dilakukan secara rutin lebih baik daripada mengikuti banyak cabang olahraga namun jarang-jarang dilakukan.
Selain aktif beraktivitas penderita diabetes hendaknya memiliki konsistensi dalam menerapkan tips hidup sehat. Aktif dalam komunitas sesama penderita diabetes dapat meningkatkan motivasi dan konsistensi dalam menerapkan gaya hidup sehat.




Senin, 10 November 2014

Rokok Elektrik Berbahaya bagi Kesehatan

Saat ini, kebiasaan merokok di masyarakat sudah berada dalam tahap yang mengkhawatirkan. Sebagian besar masyarakat Indonesia adalah perokok aktif. Guna menghindari semakin berkembangnya kebiasaan merokok maka beberapa pihak mulai menciptakan sebuah alat yang mampu mengurangi kebiasaan merokok, salah satunya adalah rokok elektrik.

rokok elektrik dan kesehatan

Rokok elektrik merupakan sebuah alat yang diciptakan untuk mengurangi kebiasaan merokok. Alat ini biasa dipakai sebagai alat bantu terapi nikotin. Ya, dengan menghisap rokok ini, para perokok masih bisa merasakan “nikmatnya” nikotin tanpa harus membakar tembakau. Ya, rokok ini bekerja dengan cara menguapkan cairan nikotin dengan menggunakan tenaga listrik atau baterai.
Sejauh ini, penggunaan rokok ini cukup berhasil mengingat banyaknya para perokok yang mulai berhenti menghisap rokok. Namun, tehukah Anda bahwa terlalu banyak menghisap rokok elektrik ini pun ternyata memiliki dampak buruk yang membahayakan kesehatan? Jika Anda belum mengetahuinya, ada baiknya simak ulasan berikut ini.

Dampak Buruk Rokok Elektrik bagi Kesehatan

Menurut Prof. Dr. Tjandra Yoga Aditama, Kepala Badan penelitin dan Pengembangan Kesehatan, Kementerian Kesehatan, saat ini telah banyak laporan kasus gangguan kesehatan akibat penggunaan rokok elektrik. Beberapa keluhan yang dirasakan konsumen pasca menghirup rokok ini, di anttaranya  gagal jantung, peneumonia, hypotensi, kejang-kejang, hingga luka bakar akibat meledaknya rokok ini di dalam mulut.

Namun, selain beberapa laporan kasus di atas, ternyata masih terdapat bahaya bagi kesehatan lainnya dari penggunaan rokok elektrik ini. Ya, para perokok yang terlalu sering menghisap rokok ini memiliki kemungkinan besar untuk ketagihan. Selain itu, uap yang dihasilkan dari penguapan nikotin pada rokok elektrik ini mampu menimbulkan sesak nafas, serangan asma, batuk, hingga keracunan.
Namun sayang, persepsi aman yang dikemukakan oleh produsen rokok elektrik ini rupanya lebih masuk ke hati masyarakat perokok. Masyarakat sudah cukup percaya bahwa konsumsi rokok elektrik ini lebih aman dibandingkan dengan rokok asli. Padahal, pada kenyataannya, rokok elektrik ini justru memberikan rasa aman palsu atau illusive safety bagi masyarakat perokok.

Setelah mengetahui fakta bahaya rokok elektrik bagi kesehatan ini, apakah Anda masih berniat untuk merokok? Ingat, rokok elektrik saja yang sering digunakan untuk terapi kesehatan masih memiliki dampak buruk, apalagi rokok asli!